Main Article Content
Abstract
Penutur yang ketika berbicara bahasa Indonesia, banyak memasukkan unsur bahasa daerahnya sehingga terjadi campur kode ketika berkomunikasi Penelitian ini menguraikan tentang alih kode yang terjadi pada tuturan siswa saat praktik kerja lapangan dalam kegiatan belajar mengajar di Kelas II SDN Koinonia Kabupaten Jayawijaya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan pencatatan. Penulis mengumpulkan data dengan cara merekam tuturan siswa LPP 1 pada saat kegiatan pembelajaran. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah: transkripsi data yang direkam, identifikasi, klasifikasi data, interpretasi data. data, kesimpulan yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis campur kode yang ditemukan pada tuturan siswa pada saat latihan PPL di kelas II SD Koinonia Kabupaten Jayawijaya, yaitu yaitu campur kode intern yang berupa 189 kata dan perulangan kata sebanyak 1 data. Aktivitas Campuran kode eksternal dalam bentuk 12 kata data dan 10 akronim data.