Main Article Content
Abstract
Rokok merupakan masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia dengan 70 juta penduduk sebagai perokok aktif, terutama pada kelompok usia 15-19 tahun (56,5%). Fenomena ini juga terjadi di lingkungan asrama mahasiswa STKIP Kristen Wamena, di mana 50% dari 50 mahasiswa putra merupakan perokok aktif yang mulai merokok sejak SMA. Kebiasaan merokok yang bersifat adiktif ini menimbulkan risiko kesehatan serius seperti kanker, TBC, penyakit jantung, dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) yang merupakan penyebab kematian ketiga di dunia menurut WHO. Selain dampak kesehatan, merokok juga menciptakan ketidaknyamanan sosial dan bertentangan dengan aturan asrama yang berlandaskan nilai-nilai Alkitab. Penelitian ini membahas strategi pembinaan untuk menghentikan kebiasaan merokok melalui metode diskusi, ceramah, dan bercerita, dengan teknik pengawasan diri menggunakan jurnal untuk mencatat dan menurunkan konsumsi rokok secara bertahap setiap minggu. Pembinaan ini bertujuan memberikan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya rokok bagi kesehatan perokok aktif maupun pasif, sehingga mahasiswa dapat memahami dan secara perlahan menghentikan kebiasaan merokok.
