Main Article Content

Abstract

Pembentukan karakter mandiri pada mahasiswa merupakan salah satu tujuan penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Asrama sebagai lingkungan tempat tinggal mahasiswa memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan, nilai, dan kemandirian melalui interaksi sosial, pengawasan, dan berbagai program pembinaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran asrama dioptimalkan dalam membentuk karakter mandiri mahasiswa serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pengelola asrama, pembina, dan mahasiswa penghuni asrama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi peran asrama dapat dilakukan melalui peningkatan program pembinaan karakter, penegakan tata tertib, pelibatan mahasiswa dalam organisasi asrama, serta penciptaan lingkungan yang mendukung kemandirian, seperti tugas tanggung jawab harian dan kegiatan pengembangan diri. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan sarana, kurangnya pendampingan intensif, serta rendahnya motivasi sebagian mahasiswa. Secara keseluruhan, asrama memiliki potensi besar dalam membentuk karakter mandiri apabila pengelolaan dilakukan secara terarah, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh unsur terkait.

Keywords

asrama karakter mandiri pembinaan karakter pendidikan karakter kemandirian

Article Details

How to Cite
Sari, R. (2025). Optimalisasi Peran Asrama Dalam Pembentukan Karakter Yang Mandiri Di STKIP Kristen Wamena. SILIMO: Community Service Journal, 2(2), 38–43. Retrieved from https://jurnal.stkipkw.ac.id/index.php/scsj/article/view/172